Lewati ke konten

Perangkat & sensor

Halaman ini untuk supervisor dan administrator yang memasang panel alarm atau sensor di lokasi klien. Setelah tersambung, alarm kebakaran, penyusup, atau tombol panik dari alat itu langsung sampai ke petugas yang sedang jaga dan para pengawas. Cara menanggapinya ada di Alarm perangkat.

Integrasi perangkat adalah add-on. Menu Kelola → Perangkat selalu terlihat, tetapi perangkat baru bisa ditambahkan setelah administrator menyalakan add-on yang sesuai di Add-on.

Add-on Perangkat Panduan
Alarm & Sensor Panel alarm maling dan kebakaran, modul relay, sensor Halaman ini
Absen & Patroli Mesin absen sidik jari, wajah, dan kartu Mesin absen
Absen & Patroli Tongkat patroli RFID dan pembaca kartu Tongkat patroli
CCTV Kamera dan NVR CCTV
Pelacak GPS GPS tracker dan tombol panik Pelacak GPS

Pilihan di Jenis perangkat hanya berisi perangkat dari add-on yang sedang menyala.

Cara Cocok untuk Yang diisi di alat
Panel alarm (SIA DC-09 / Contact ID) Panel alarm maling dan kebakaran yang bisa melapor ke pusat monitoring lewat internet, misalnya Ajax, Hikvision AX PRO, Bosch, Risco Alamat server, porta, dan nomor akun dari Securivo
Webhook HTTP Modul relay (Shelly, ESP32, Tasmota), Home Assistant, Node-RED, atau alat apa pun yang bisa memanggil alamat web Alamat webhook dan token dari Securivo

Sensor yang terpasang di balik satu panel tidak didaftarkan satu per satu sebagai perangkat. Satu panel adalah satu perangkat; sensornya menjadi zona.

Panel lama yang hanya punya keluaran relay tetap bisa disambungkan lewat modul relay yang memanggil webhook.

  1. Buka Kelola → Perangkat, lalu klik Tambah perangkat.
  2. Pilih Jenis perangkat. Keterangan di bawah pilihan menjelaskan alat apa yang cocok.
  3. Isi Nama, misalnya “Panel alarm gudang”, dan pilih Lokasi tempat alat terpasang.
  4. Untuk mesin absen ZKTeco, Fingerspot, dan pelacak Traccar, isi nomor yang dipakai alat untuk menyebut dirinya: nomor seri, Cloud ID, atau Identifier. Untuk pelacak dan tongkat patroli, pilih Dibawa oleh bila alatnya selalu dibawa satu orang.
  5. Isi Merek dan Tipe bila diketahui. Keduanya membantu teknisi, tidak wajib.
  6. Isi Laporan rutin tiap … menit. Untuk panel alarm, samakan dengan selang laporan uji atau polling yang disetel di panel. Mesin absen ZKTeco dan pelacak mengirim kabar terus, jadi 15–30 menit sudah cukup. Kosongkan bila alatnya tidak melapor rutin.
  7. Klik Simpan.

Securivo membuka halaman perangkat itu beserta Setelan di alat yang harus diisikan teknisi.

Di menu panel, tambahkan pusat monitoring (biasanya disebut ARC, CMS, atau stasiun pemantauan) dengan isian dari bagian Setelan di alat:

Isian Keterangan
Alamat server Nama domain penerima Securivo. Bila panel hanya menerima alamat IP, alamat IP-nya ikut tertulis di bawahnya.
Porta Boleh lewat TCP atau UDP.
Protokol SIA DC-09, dengan format data SIA-DCS atau Contact ID (ADM-CID). Keduanya diterima.
Nomor akun Dibuat Securivo dan unik. Isi persis, termasuk hurufnya.
Penerima / prefiks Biarkan bawaan panel.

Bila panel hanya bisa menerima nomor akun dengan bentuk tertentu, misalnya empat angka, ganti nomornya lewat Ubah di halaman perangkat. Nomor akun hanya boleh angka 0–9 dan huruf A–F, dan tidak boleh sama dengan perangkat lain.

Bila panel mendukung enkripsi AES, nyalakan enkripsi di panel, lalu ketikkan kunci yang sama di kolom kunci enkripsi pada halaman perangkat dan klik Simpan kunci. Kunci berupa 16, 24, atau 32 karakter heksadesimal.

Setelah kunci tersimpan, kiriman tanpa enkripsi dari nomor akun itu ditolak. Tanpa enkripsi, siapa pun yang tahu nomor akunnya bisa memalsukan alarm, jadi pakai enkripsi bila panel mendukungnya.

Bagian Setelan di alat menampilkan Alamat webhook dan Token perangkat. Klik Tampilkan token untuk melihatnya.

Alat mengirim token di header Authorization: Bearer <token>. Alat yang tidak bisa menyetel header boleh menambahkan ?token=… di alamatnya.

Kiriman paling sederhana cukup menyebut nomor zona. Jenis alarmnya mengikuti zona yang didaftarkan:

GET https://securivo.co.id/api/perangkat/webhook?token=<token>&zona=3

Kiriman yang lebih lengkap memakai JSON:

{ "jenis": "kebakaran", "zona": "3", "keterangan": "Asap di gudang" }
Isian Arti
jenis kebakaran, penyusup, panik, bahaya, sabotase, gangguan, arm, disarm, uji, atau ping untuk laporan hidup. Boleh juga kode SIA atau Contact ID di isian kode.
zona Nomor masukan atau zona.
pulih true saat sensor kembali normal.
waktu Waktu kejadian dalam ISO 8601 atau epoch. Bila jam alat tidak masuk akal, jam terima yang dipakai.
id Pengenal unik dari alat, supaya kiriman ulang tidak tercatat dua kali.

Kiriman tanpa jenis dan tanpa zona dianggap laporan hidup.

Bila token bocor, klik Ganti token. Token lama langsung tidak berlaku, dan alat harus disetel ulang dengan token baru.

Beri nama setiap zona supaya alarmnya terbaca “Kebakaran — Detektor asap gudang”, bukan “zona 7”.

  1. Di bagian Zona pada halaman perangkat, isi No. sesuai nomor zona di panel atau nomor masukan modul.
  2. Isi Nama, misalnya “Detektor asap gudang”.
  3. Pilih Jenis sensor. Untuk webhook yang hanya menyebut nomor zona, jenis sensor inilah yang menentukan jenis alarmnya: detektor asap dan panas menjadi alarm kebakaran, sensor gerak dan kontak pintu menjadi alarm penyusup.
  4. Pilih Titik terdekat, yaitu titik patroli yang menjadi tujuan petugas saat zona ini berbunyi.
  5. Klik Simpan zona.

Mengisi nomor yang sudah ada akan memperbarui zona itu, bukan menggandakannya. Zona yang belum didaftarkan tetap diproses dengan nomornya, dan riwayatnya ikut tersambung begitu zona itu didaftarkan.

Setelah teknisi menyetel alat, picu satu sensor, lakukan satu absen, atau kirim laporan uji. Kabarnya muncul di bagian Riwayat kabar alat di halaman perangkat, termasuk kabar yang tidak memicu alarm seperti alarm dinyalakan, laporan uji, atau absen.

Kolom Koneksi di daftar perangkat menunjukkan keadaannya:

Keadaan Arti
Belum pernah mengirim Alat belum pernah mengirim kabar ke Securivo. Periksa setelan di alat.
Terhubung Alat mengirim kabar. Jam kabar terakhir tertulis di bawahnya.
Diam Alat tidak mengirim kabar lebih dari dua kali selang laporan rutinnya. Pengawas sudah diberi tahu.
Nonaktif Perangkat dinonaktifkan dari halaman perangkatnya.
  • Pindah lokasi: klik Ubah dan pilih Lokasi baru. Alarm yang masih terbuka ikut pindah, dan titik terdekat tiap zona dikosongkan karena milik lokasi lama.
  • Berhenti dipakai: klik Nonaktifkan. Kabar dari alat itu tidak lagi diterima, dan alarmnya yang masih terbuka ditutup otomatis. Riwayatnya tetap tersimpan. Klik Aktifkan untuk memakainya lagi.

Lokasi yang punya perangkat tidak bisa dihapus.